Kalimat Majemuk Setara (Pengertian, Struktur dan Contohnya)

Kalimat Majemuk Setara (Pengertian, Struktur dan Contohnya) – Kali ini saya akan membahas tentang pengertian kalimat majemuk setara, struktur dan contoh kalimatnya. Untuk lebh jelasnya dapat anda simak pada artikel ini. namun sebelumnya saya akan membahas kalimat majemuk terlebih dahulu. Apa itu kalimat majemuk? Jenis kalimat ini memiliki pola, ciri ciri, jenis dan contohnya sendiri. Kalimat ialah gabungan kata atau serangkaian kata yang memiliki makna lengkap dan dapat berdiri sendiri. Kalimat tersebut sebenarnya dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu kalimat majemuk dan juga kalimat tunggal.Namun pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang kalimat majemuk.

Kalimat Majemuk Setara (Pengertian, Struktur dan Contohnya)

Kalimat tersebut dapat dibagi menjadi kalimat majemuk setara, kalimat majemuk berlawan, kalimat majemuk bertingkat dan sebagainya. Kalimat majemuk ialah jenis kalimat yang tersusun oleh dua kalimat atau lebih. Kalimat tersebut tersusun dari induk kalimat beserta anak kalimat. Keduanya memiliki maksud yang berbeda beda. Perbedaan diantara keduanya terletak pada bagian kata penghubung atau konjungsinya. Untuk indu kalimatnya tidak mengandung kata penghubung, sedangkan anak kalimatnya mengandung kata penghubung atau konjungsi. Dengan kata lain konjungsi hanya terdapat dalam anak kalimat saja.

Kalimat majemuk memiliki ciri ciri khusus. Dengan kata lain kalimat majemuk setara juga memiliki ciri ciri khusus. Lalu apa saja ciri ciri kalimat majemuk? Ciri cirinya yaitu menggabungkan beberapa kalimat inti, memperluas kalimat inti menjadi sebuah kalimat yang baru, dan mempunai unsur subjek serta predikat yang jumlahnya lebih dari satu. Jenis jenis kalimat majemuk tersebut dapat diketahui melalui kata penghubung (konjungsi) yang digunakan. Salah satunya terdapat dalam kalimat majemuk kategori setara. Pengertian kalimat ini ialah jenis kalimat yang menggabungkan beberapa unsur yang sifatnya sama dan setara. Kalimat tersebt tidak memiliki anak kalimat.

Kemudian adapula ciri ciri kalimat majemuk setara yang membedakannya dengan jenis kalimat majemuk lainnya. Ciri cirinya yaitu adanya hubungan koordinatif antara klausa satu dengan yang lainnya, maka dari itu meski dipisahkan tetap dapat berdiri sendiri. Ciri selanjutnya yaitu klausa dengan yang lainnya memiliki kedudukan yang sama dan setara. Kemudian didalam kalimat ini juga terdapa kata hubung (konjungsi) seperti “kemudian”, “dan”, “lalu”, “ketika”, “sedangkan”, “bahkan”, “sebelum”, “setelah”. Misalnya kakak belajar dikamar sedangkan adik bermain dihalaman. Jika diuraikan akan menjadi dua kalimat yang terpisah yaitu kaka belajar dikamar, adik bermain dihalaman.