Model Baju Pria Kurus Untuk Peternak Sapi

Model Baju Pria Kurus Untuk Peternak Sapi – Kali ini saya akan membagikan beberapa model baju pria kurus untuk peternak sapi. Panjang tulang fetus juga meningkat insiden distokia dan lahir mati juga kasus-kasus tertinggi dalam kasus distokia (Jackson, 2007). Distokia fetalis adalah kesukaran kelahiran yang disebabkan oleh faktor fetus, baik karena ukuran fetus yang terlalu besar, kelainan posisi dan kelainan bentuk fetus atau kembar. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai tanggal tanggal 27 Juli s.d 18 Oktober 2015. Kegiatan ini dilaksanakan di PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan yang berlokasi di Jalan Raya Pangalengan No. 340 Desa Margamekar, Kecamatan pangalengan Kabupaten Bandung

Model Baju Pria Kurus Untuk Peternak Sapi

Seorang peternak sapi dapat memiliki model baju pria kurus yang sesuai dengan bentuk tubuhnya. Alat yang penulis gunakan dalam studi kasus ini berupa alat tulis kantor (ATK) dan kamera sebagai alat untuk dokumentasi berupa gambar atau foto yang mendukung kegiatan ini. Bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah induk bunting satu minggu sebelum melahirkan yaitu 100 ekor sapi tidak digembala dan 100 ekor sapi digembala yang terdapat di PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS) sebelum di terapkannya gembala dan sesudah diterapkannya gembala. Metode observasi yaitu mengamati secara langsung kelapangan yang berhubungan dengan sapi transisi satu ( satu minggu sebelum melahirkan)

Melakukan wawancara dan diskusi dengan narasumber yang bersangkutan serta pengambilan data. Pengumpulan data diambil dari data recording kelahiran selama dua bulan, melakukan wawancara dengan narasumber dan dokumentasi lokasi yg berhubungan dengan penggembalaan. Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada mengenai pengembalaan di PT.UPBS. Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, laporan, jurnal dan e-book. Maka dari itu model baju pria kurus harus disesuaikan dengan provesi dan pekerjaan masing masing.

Umur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkawinan. Sapi dara di PT. Ultra Peternakan Bandung Selatan (PT. UPBS) yang berahi tidak langsung dikawinkan, melainkan diperiksa kondisi fisiologisnya, yaitu dengan melihat umur dan bobot badan sebagai acuan bahwa sapi dara tersebut sudah dewasa kelamin atau sudah siap dikawinkan. Sapi dara siap dikawinkan rata-rata pada umur 13 sampai 15 bulan perkawinanya di laksanakan dengan cara inseminasi buatan (IB) sehingga diharapkan pada laktasi pertama sudah berumur sekitar 22 sampai 24 bulan. Demikianlah model baju pria kurus yang dapat saya bagikan.