Contoh Frasa Dalam Laporan Penelitian Peternakan

Contoh Frasa Dalam Laporan Penelitian Peternakan – Kali ini saya akan membagikan beberapa contoh frasa dalam laporan penelitian peternakan. SNI tahun 2011 menetapkan cemaran mikroba (TPC) pada susu segar maksimal 1×106 cfu/ml. Berdasarkan yang sudah dijabarkan diatas, penulis tertarik untuk mengkaji jumlah TPC susu segar dengan penerapan Standart Operasional Procedure (SOP) sanitasi pemerahan di PT UPBS. TPC dalam susu segar dipengaruhi oleh sanitasi pemerahan. Sanitasi pemerahan meliputi sanitasi pada saat proses pemerahan, sanitasi peralatan dan sanitasi pemerah. Sanitasi pemerahan efektif apabila dapat mencapai target yaitu dibawah SNI. Berdasarkan gambaran diatas maka perumusan masalah yang muncul yaitu: apakah sanitasi pemerahan di PT UPBS sudah efektif terhadap jumlah total bakteri susu.

Contoh Frasa Dalam Laporan Penelitian Peternakan

Tujuan penulisan berkaitan dengan contoh frasa karya ilmiah ini yaitu untuk mengetahui jumlah TPC atau total koloni bakteri susu segar di PT UPBS. Manfaat penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai sumber informasi bagi masyarakat mengenai efektivitas sanitasi pemerahan terhadap jumlah TPC susu segar di PT UPBS. Susu segar merupakan cairan yang berasal dari ambing sapi sehat dan bersih, yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar dan kandungan alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun dan belum mendapat perlakuan apapun kecuali pendinginan (SNI, 2011). Susu memiliki kandungan gizi yang tinggi dan merupakan bahan makanan yang sempurna, karena mengandung hampir semua zat gizi yang diperlukan oleh tubuh manusia.

Dalam jumlah yang cukup banyak dan seimbang, yaitu 1 bagian karbohidrat, 17 asam lemak, 11 asam amino, 16 vitamin dan 21 mineral. Komposisi susu sapi perah yaitu bahan kering 13%, air (87,25%), lemak 4%, protein 3,4%, kasein 2,8%, laktosa 4,8%, abu 0,7% (Hidayat, 2006). Komposisi susu yang mudah dicerna menjadikan susu sebagai sumber bahan makanan yang fleksibel yang dapat diatur kadar lemaknya, sehingga dapat memenuhi keinginan dan selera konsumen (Aryana, 2011). Tingginya kandungan gizi pada susu merupakan media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme. Inilah sedikit contoh frasa dalam sebuah laporan.

Wardiana, dkk. (2015) menyatakan susu juga dapat bertindak sebagai perantara atau substrat untuk pertumbuhan mikroorganisme patogen dan organisme lain penyebab penyakit, sehingga susu merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak atau perishable. Rahmi (2008) menambahkan rataan kandungan bakteri awal dalam susu segar yaitu 1×103 sampai 1×106 CFU/ml. Demikianlah contoh frasa yang dapat saya bagikan terima kasih. Semog bermanfaat.