Tempat Wisata Candi Cetho

Tempat Wisata Candi Cetho merupakan salah satu objek wisata yang berada di sebelah barat di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Candi ini merupakan salah satu candi hindu di pulau jawa bekas peningglaan kerajaan majapahit dulu. Menurut catatan sejarah candi ini dibuat pada abad ke 15 oleh kerjaan majapahit yang dulu berpusat di Jawa Timur dimana abad itu merupakan abad terakhir masa kejayaan kerajaan majapahit itu sendiri.

Untuk mencapai tempat wisata candi cetho ini sendiri diperlukan waktu kurang lebih 2 jam perjalan dari kota Solo menuju ke arah timur, dimana kita akan melewati perkebunan teh kemuning yang lokasi tersebut merupakan lokasti dataran tertinggi yang berada di Jawa tengah. Candi ini sendiri sampai sekarang masih aktif digunakan untuk beribadah para umat hindu yang berada di sana, sehingga walaupun dibuka untuk umum namun tetap saja ada beberapa aturan aturan yang mesti kita ikuti ketika berada atau akan menuju objek wisata candi cetho ini.

Bangunan utama dari candi ini memang tidak terlalu besar dan berada di sebelah timur kompleks wisata ini, yang menarik dari candi ini ialah lokasinya berada di ketinggian kurang lebih 1.496 di atas permukaan laut atau Mdpl, sehingga saat kita berwisata ke objek wisata candi cetho ini selalin kita akan berwisata sejarah kita juga akan sekaligus berwisata alam disana. Wisata alamnya tentunya kebun teh kemuning yang memang sangat berdekatan dengan candi ini dan juga pegunungan yang menambah indah wisata alam kita saat berada di lokasi wisata tersebut.

Candi ini juga mirip sekali seperti candi sukuh yang berada di lereng gunung lawu yang cukup kontroversial karena terdapat banyak sekali arca dan juga relief yang menunjukan organ intim manusia bahkan ada beberapa yang menggambarkan proses senggama antara pria dan wanita, karena mirip kita juga akan menemukanya di candi cetho ini waluapun tidak sebanyak jika kita berkunjung ke candi sukuh. Pengunjung yang akan masuk ke lokasi wisata ini juga sangat di wajibakan menggunakan kain poleng.