Rupiah Senin Pagi Menguat

Rupiah Senin Pagi Menguat

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin pagi, bergerak menguat sebesar 47 poin jadi Rp13. 278, dibanding terlebih dulu pada posisi Rp13. 325 per dolar AS.

Rupiah Senin Pagi Menguat

“Peringkat layak investasi yang didapatkan dari Standard & Poors (S&P) mendorong penguatan mata uang rupiah, ” kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin.

Rangga Cipta memberikan kalau kembalinya penguatan harga minyak mentah dunia juga ikut menyokong nilai tukar berbasiskan komoditas, seperti rupiah untuk alami animo pada dolar AS.

Terpantau harga minyak type WTI Crude menguat 0, 99 % jadi 50, 83 dolar AS per barel, dan juga Brent Crude naik 0, 91 % jadi 54, 10 dolar AS per barel.

” Penguatan harga komoditas yang mulai berkelanjutan, makin melemahkan dolar AS, ” tuturnya kepada situs KursDollar.co.id.

Ia memberikan kalau pemerintah yang menempatkan tujuan perkembangan tinggi di 2018 yang akan datang sampai meraih sekitaran enam % juga ikut memberi optimisme pelaku pasar keuangan didalam negeri.

” Ruangan penguatan rupiah masih tetap terbuka meskipun Bank Indonesia semakin lebih menginginkan lihat animo yang bertahap, ” tuturnya.

Menurutnya, sentimen negatif untuk pasar keuangan cuma tersisa dari tensi politik dalam negeri yang diprediksikan masih tetap hangat dalam sebagian sekarang ini.

Disamping itu, analis Kurs BCA memberikan kalau gerakan mata uang rupiah yang terlebih dulu pernah tertekan dengan melonjaknya keinginan bakal mata uang ” safe heaven “, saat ini dapat disertai dengan berita dari kenaikan peringkat Indonesia oleh S&P.

” Tetapi, pelaku pasar diinginkan tetaplah waspada pada potensi pembalikan arah, eforia kenaikan peringkat mungkin menyusut, ” kata Reza.